PROGRAM BEASISWA CIMB NIAGA 2011 (S1 OVERSEAS)

PT Bank CIMB Niaga Tbk (“CIMB Niaga”) bersama CIMB Group, pemegang saham mayoritas CIMB Niaga di Malaysia, menyelenggarakan Program Beasiswa CIMB Niaga yang diberikan kepada para pelajar SMA di seluruh Indonesia untuk melanjutkan pendidikan S1 di Universitas di Malaysia.

Program beasiswa ini sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan guna mendukung pengembangan dunia pendidikan di Indonesia serta untuk memperoleh karyawan yang handal dan berkualitas di bidangnya.

Program beasiswa dibuka mulai tanggal 9 April 2011 yang dipublikasikan melalui media and CIMB Niaga website www.cimbniaga.com dan akan ditutup pada tanggal 14 Mei 2011.

Beasiswa ini diberikan kepada Warga Negara Indonesia (WNI), pelajar SMA dan/atau sederajat di seluruh Indonesia yang baru saja menyelesaikan studinya (fresh graduate tahun 2011), memiliki nilai akademis yang memuaskan (lulus Ujian Akhir Sekolah dan Ujian Negara dengan total nilai rata-rata min 8.00), tidak memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan tidak sedang terikat dengan Program Beasiswa lainnya.

Persyaratannya adalah mengisi Formulir Pendaftaran secara on line e-registration dengan melampirkan data sebagai berikut (data di up load) sbb:

1. Hasil Ujian Nasional (UN) min 8.00 (bila belum memiliki hasil UN bisa mengirimkan Rapor 3 semester terakhir).
2. Hasil prestasi kegiatan akademis dan non akademis (Sertifikat)
3. Kartu Identitas (Paspor dan KTP / SIM / Kartu Pelajar)
4. Kartu Keluarga
5. Akte Kelahiran
6. Surat Keterangan dari Sekolah mengenai : Keterangan kelakuan baik, prestasi dan status ekonomi siswa, dll.
7. Photo (Berwarna ukuran 3×4)

Program studi yang ditawarkan meliputi:

Faculty of Business & Accounting:
o Accounting
o Business Administration

Faculty of Economics :
o Economics

Faculty of Engineering :
o Civil Engineering
o Mechanical
o Electrical
o Telecommunication

Faculty of Computer Science & Information Technology :
o Computer science – Computer networking and system
o Computer science – Management Information System
o Information Technology – Management

Faculty of Science :
o Mathematics, Statistic, Industrial & Computational Mathematics

Program beasiswa ini merupakan full scholarship yang diberikan meliputi:
1. Biaya pendaftaran kuliah dan Biaya Pendidikan
2. Asuransi Kesehatan
3. Dormitory
4. Biaya hidup
5. Tunjangan Buku dan Internet
6. Transportasi (tiket pesawat) 1x (kepulangan setiap akhir kenaikan tingkat)
7. Laptop & Printer
8. Biaya penelitian (penulisan skripsi)
9. Biaya selama Proses Seleksi dan Legal Document (Visa dan Passport)

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi :
Corporate Affairs PT Bank CIMB Niaga Tbk
Telp. : (021) 250-5151
Fax   : (021) 252-6749
PIC   : – Luh Nindityawati (Juty) di ext. 34010
– Tupon Setiawan di ext 34009
Email : juty@cimbniaga.co.id / tupon.setiawan@cimbniaga.co.id

Advertisements

Bagaimana Membentuk Sebuah Panitia

Apa Panitia itu ?

Sebuah panitia mungkin dapat di artikan sebagai kumpula individu yang mengerjakan tugas tertentu untuk sebuah organisasi. Panitia adalah sesuatu yang sangat diperlukan. Mereka nampaknya ada dimana-mana, bahkan ketika mereka tidak di angkat secara resmi, karena ternyta penilaian dan konsultasi kolektif lebih diperlukan dan mempunyai nilai lebih dibandingkan dengan keputusan individu dan autokrasi.

Sebagai contoh setelah khalifah umar bin khattab mengumpulkan seluruh ayat Al Qur’an dari wilayah kerajaan, beliau melantik sebuah panitia untuk meneliti penyalinan seluruh Qur’an itu dalam satu naskah. Sa’d bin Al As membacakan ayat-ayat Qur’an dan Zaid bin Tsabit menulisnya. Untuk mengantisipasi perbedaan pengucapan beberapa kata, Umar memberi petunjuk bahwa dialek kaum mudar harus diterima untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Secara umum, panitia diperlukan untuk :

  1. Menyebarkan informasi dan memberikan nasehat.
  2. Menghasilkan ide dan menyelesaikan masalah tertentu.
  3. Membantu terciptanya koordinasi, komunikasi, kerjasama dan
  4. Mengusulkan tindakan-tindakan selanjutnya dan membuat beberapa keputusan.

Keuntungan dan kerugian

Keuntungan penting dari tindakan panitia adalah ;

  1. Memungkinkan terciptanya penilaian kelompok secara terpadu. Orang-orang dari berbagai spesialisasi, wilyah secara geografis, dan hirarki dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah.
  2. Membnatu menjembatani garis demarkasi dalam persoalan-persoalan yang melibatkan lebih dari satu unit organiosasi.
  3. Membantu menghasilkan kerjasama kelompok yang lebih baik melalui interaksi formal dan non formal.

Adapun kerugian dalam tindakan panitia ;

  1. Keuangan yang dipakai panitia seperti perjalanan dan penginapan seharusnya bisa digunakan untuk soal-soal kecil dan rutin.
  2. Terlalu bnyak kompromi sehingga sukar mengambil keputusan.
  3. Mungkin sulit memegangn tanggung jawab sebuah kelompok atas tindakannya.

Jenis-jenis Panitia

Panitia ada beberapa macam, berdasarkan fungsinya, kerangka rujukan dan terkadang menurut ukuran kebutuhan. Sebagian panitia ada yang dibentuk permanen, sementara yang lainya bersipat temporer.

Panitia dibentuk untuk satu tujuan khusus dan akan dibubarkan bila tugas mereka telah selesai. Biasanya terdapat dua jenis panitia dalam kebnyakan organisasi :

  1. Panitia tetap, dibentuk untuk memegang tanggung jawab persoalan-persoalan  yang bersifat umum dan berkesinambungan  dan memerlukan penilsisn kolektif seperti perencanaan keanggotaan, keuangan dsb.
  2. Paniti  ad hoc dibentuk untuk mengendalikan tugas khusus, baik jenis maupun masa tugasnya, dan tugas umum yang  bersifat kontroversial dan tidak berulang seperti mengkaji sebuah situasi atau menyusun suatu peristiwa.

Membentuk panitia

1. Penugasan

Sebagian panitia dibentuk menurut ketentuan  konstitusi organisasi dan undang-undang. Tugas khusus panitia dinyatakan dalam dokumen tersebut. Panitia yang lain ditunjuk oleh badan yang mengatur organisasi. Mereka harus diberi tugas atau perjanjian yang menjabarkan apa yang harus dilakukannya dengan jelas. Dokumen tersebut juga harus menjelaskan laporan panitia dan hubungannya yang lain dalam organisasi. Tidak ada panitia yang dibentuk tanpa pengertian yang jelas tentang tujuannya.

2. Keanggotaan

Pertanyaan siapa yang perlu dimasukan dalam kepanitiaan berkaitan erat dengan jenis tugas kepanitiaan. Panita yang perhatian utamanya yang berhubungan dengan fungsi informasi, nasehat atau penyelesaian masalah, memerlukan anggota yang memiliki pengetahuan  dan keahlian yang diperlukan dalam bidang tersebut. Kecakapan fungsional mungkin tidak menjadi pertimbangan utama dalam memilih keanggotaan sebuah panitia yang dirancang untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama yang lebih baik. Sebagai  contoh, sebuah panitia koordinasi  harus memasukan personal dari unit-unit organisasi yang terlibat. Anggota panitia harus di tunjuk dengan pemahaman yang jelas akan tujuan yang harus dicapai panitia dan akan keterampilan masing-masing individu untuk membantu pencapaian tujuan tersebut.

Kemampuan individu untuk berpartisipasi secara efektif dalam kegiatan kelompok juga menjamin adanya perhatian dalam membuat jadwal tugas kepanitiaan.

Ukuran panitia akan berbeda menurut tanggung jawabnya. Panitia yang lebih besar mungkin diperlukan dalam bidang tertentu, seperti merekrut keangotaan, tetapi kepanitiaan yang lebih kecil lebih disukai karena efesiensinya dalam memecapai konsensus dan menyempurnakan tugas mereka.

Biasanya, sebuah panitia tetap minimum terdiri dari lima orang dan maksimum sembilan orang, dengan beberapa pengecualian yang bisa diterima. Alasan lima adalah karena panitia menyukai mayoritas pekerja tiga orang, yang akan mewakili tersebarnya pertimbangan kolektif sesempit mungkin, sehingga mampu mencukupi (persyaratan) dalam suatu situasi yang memerlukan pertimbangan tersebut. Jumlah maksimum anggota sembilan adalah batasan yang tidak begitu kaku, tetapi karena panitiaperlu mengadakan pertemuan secara tetap tanpa diganggu oleh masalah-masalah daurat, kesulitan menjadwalkan pertemuan untuk jumlah orang yang lebih banyak, sebaiknya membatasi jumlah tersebut. Ini akan menjadi kenyataan, kecuali bila urusan panitia penting, sehingga tidak ada seorangpun anggota yang ingin mengembangkan tugas-tugasyang bertentangan. Keanggotaan panitia tetap harus luas mewakili sejumlah keanggotaan yang masih dapat dibenarkan dalam hal senioritas organisasi, ciri-ciri pribadi dan kelompok-kelompok yang tergabung.

Kebanyakan panitia ad hoc terdiri dari tiga anggota, kadang terdiri dari dua orang, maksimum lima orang dalam prakteknya. Anggota dalam panitia ad hoc perlu mempunyai persamaan faham diantara satu dengan yang lain, trampil dan mampu menjalankan tugas kepanitiaan. Mereka tidak perlu mewakili organisasi dalam berberapa  hal, dan biasanya tidak menjadi persoalan diantara mereka, siapakah yang ditunjuk sebagai pimpinan.

3. Kepemimpinan

Kunci keberhasilan kepemimpinan ialah pemimpin yang efektif, dialah yang mengatur irama, nada, dan seluruh strategi dalam kepanitiaan. Walaupun suatu kepanitiaan mempunyai anggota yang mempunyai kemampuan dan tujuan yang jelas, kemampuan ketua untuk memimpin dan mengarahkan kerja panitia adalah sesuatu yang penting untuk keberhasilannya. Supaya efektif, pemimpin sendiri harus bertanggung jawab, dan mendorong anggota yang lain untuk menyumbankan sesuatu. Dia harus tahu betul tujuan organisasi dan peranan yang dimainkan oleh panitia dalam usaha mencapai tujuan tersebut.

Dalam panitia tetap, ketua harus mampu menciptakan kerja sama dari semua anggota dan memberikan tugas kepada mereka dari waktu ke waktu. Dia tidak boleh bersifat baru dalam organisasi tidak paham terhadap budaya dan norma yang tidak formal. Ketua yang efektif senantiasa mempertanyakan keharmonisandengan anggota panitia dan badan yang mengaturnya, serta jelas komunikasinya dengan mereka.

Bagaimana Mengetuai Sebuah Panitia

Tugas mengetahui panitia adalah salah satu latihan kepemimpinan. Kunci keberhasilan ketua dari sebuah panitia ialah kemampuan sang ketua dalam mengarahkan, memotivasi, mendelegasikan dan berkomunikasi dengan anggota-anggotanya. Sebagai suatu unit organisasi, panitia lebih dari sekedar pertemuan, meskipun pertemuan itu adalah bentuk yang paling umum dan jelas ketika panitia melaksanakan tugasnya. Panitia mefungsikan dirinya melalui berbagai sarana interaksi formal dan non formal lainnya, seperti : menulis laporan, melakukan observasi, mengevaluasi aktivitas yang sedang berjalan, memonitor penampilan yang ada, melaksanakan fungsi seremonial dan sebagainya. Secara keseluruhan panitia ialah suatu kelompok yang kelangsungan keberadaannya sebagai sebuah kelompok harus dipertahankan dalam masa-masa yang sulit dan perbedaan. Ketua harus mengarahkan panitia lebih dari sekedar pertemuannya.

1. Tugas Panitia

Ketua panitia harus menjalankan tugasnya ssepenuh hati karena kedudukannya merupakan suatu lambang kepercayaan atau amanah organisasi dan kepemimpinannya. Mereka tidak perlu mela.kukan semua tugas panitia. Ini adalah kekalahan diri sebab tujuan panitia adalah mendapatkan sumber-sumber yang berfariasi dari stiap anggotanya. Seorang ketua yang baik harus memimpin dan sekaligus menjadi pendengar yang baik.

Tugas ketua bisa diklasifikasikan sebagai berikut :

  1. merencanakan kerja panitia.
  2. Mengadakan pertemuan.
  3. Menyimpan dokumen dan informasi ( kecuali tugas tersebut diserahkan pada sekretaris panitia )
  4. Meminta panitia untukbekerja, dan
  5. Menilai hasil-hasil kerja panitia.

1. Merencanakan Kerja Panitia.

Tanggung jawab pertama ketua adalah memahami sepenuhnya tugas panitia. Berdasarkan pemahaman ini dia harus merancang strategi kerja sementara yang meliputi :

  1. Jadwal pertemuan awal / pemdahuluan
  2. Pembagian tugas anggota panitia
  3. Penelitian terhadap latar belakang stap.
  4. Koordinasi dengan panitia lain.
  5. Menyetujui budget (anggaran) atau
  6. Kegiatan lain dari lembaga yang berwenang
  7. Garis waktu dan peristiwa penting dari pencapaian yang diharapkan, dan
  8. Persoalan yang berhubungan dengan logistik dan kehumasan

Dalam arti kata yang sebenarnya, panitia ialah suatu organsasi kecil yang berada dalam organisasi besar. Ketua harus menampilkan kepemimpinan dan keterampilan manajemennya dalam menggerakan panitia ke arah tujuan yang diharapkan.

2. Mengadakan Pertemuan Panitia

Suatu pertemuan panitia yang baik adalah hasil dari rencana yang berorientasi pada pelaksanaan. Ia di dasarkan pada agenda yang logis sesuai dengan semua syarat yang diperlukan, untuk melahirkan keputusan-keputusan.  Agenda dan materi tentang latar belakang harus dikirimkan kepada anggota sebelum jadwal pertemuan. lebih baik jadwal pertemuan selama satu tahun disetujui sebelum atau dalam pertemuan pertama. Tidak semua anggota dapat menghadiri semua pertemuan yang dijadwalkan dan ketidak hadiran seorang anggota dari dua pertemuan atau lebih harus diselesaikan secara serius dalam lingkup dan batasan otoritas seorang ketua. ( pembahasan pemimpin sebuah pertemuan dibicarkan dalam bab lain buku ini ).

3. Menyiapkan Dokumen dan Informasi

Catatan-catatan kegiatan sebelumnya, notulen-notulen pertemuan yang lalu, laporan panitia yang berkaitan, pembagian tugas panitia, dan dokumen-dokumen yang serupa diperlukan untuk membuat keputusan-keputusan berdasarkan informasi. Sebagai tambahan, panitia mungkin membentuk pusat data atau bank data untuk menyimpan dan mengatur informasi tentang anggota dan publik yang merasakan pengaruh pekerjaan yang ada. Umumnya, ketua perlu mendelegasikan kepada seorang anggota panitia yang ditunjuk sebagai sekretaris untuk menyimpan catatan-catatan yang ada. Meskipun begitu, medorong anggota mengghunakan semua informasi secara kreatif untuk mensukseskan tujuan panitia.

4. Meminta Anngota Panitia untuk Bekerja.

Anggota bertindak sebagai kelompok ketika mereka mereka bertemu untuk memutuskan rencana dan aktivitas. Pada waktu yang lain setiap anggota bertanggung jawab terhadap kegiatan-kegiatan yang khusus. Dalam kedua hal tersebut, ketua harus membantu anngota mendapatkan sumber dan secara umum membantu mereka memenuhi kewajiban meraka. Ini memerlukan kemampuan pemimpin, menggerakan, mendelegasikan, dan berkomunikasi dengan anggota. Disamping itu juga dibutuhkan keterampilan untuk mengetahui kekurangan dalam penampilan dan membentuknya sekaligus. Ketua harus mejadi contoh dengan melaksanakan kewajibannya dengan segera dan serius.

5. Menilai dan melaporkan hasil Kerja Panitia

Panitia harus memberikan hasil, apakah itu pentahapan keberhasilan sebuah peristiwa atau memberikan penyelesaian bagi suatu masalah, atau merencanakan suatu rangkaian kegiatan. Bagaimanapun juga, ketua mesti memastikan bahwa setiap hasil dinilai untuk tujuan pengontrolan kualitas dan umpan balik. Waktu dan sumber perlu disisihkan untuk dievaluasi sebagai bagian dari proses perencanaan yang telah di bicarakan. Selain itu, penampilan ketua dan anggota juga harus dinilai untuk membantu meningkatkan .penampilan selanjutnya.

Dalam sebagian besar kasus, hasil kerja panitia harus dilaporkan kepada pejabat yang menunjuk atau badan pengurus organisasi tersebut. Ketua mesti mengarahkan proses penyiapan laporan dan meyakinkan bahwa hal tersebut benar-benar mencerminkan pandangan dan hasil dari semua anggota. Laporan tersebut mesti memenuhi tujuannya, untuk menggambarkan dengan jelas bahwa tujuan panitia telah tercapai, dan memberikan rekomendasi untuk tindakan selajutnya jika tujuan tersebut tidak tercapai. Menyampaikan laporan kerja pantia adalah tanggung jawab utama ketua.

Pembatasan

Seorang ketua panitia harus mendapatkan penjelasan penuh mengenau mandat, bidang dan batasan kekuasaannya dalam menjalankan tugas kepanitiaannya. Pada umumnya ketua tidak boleh melakukan hal yang berikut :

  1. Mengangkat anggota baru tanpa persetujuan yang tepat,
  2. Memberhentikan anggota tanpa berkonsultasi dahulu dengan badan pengurus,
  3. Melibatkan organisasi dalam komotmen substansi dan jangka panjang baik bersifat finansial atau lainnya, atau
  4. Mengubah kebijaksanaan organisasi, prosedur atau peraturan-pereaturan lainnya.

KHUSYU’NYA PARA SAHABAT DAN PURA-PURANYA KITA*

Rasulullah usai dari pertempuran melawan salah satu kabilah yang menentang daulah islamiah yang tengah berdiri di Madinah. Pertempuran itu dimenangkan oleh kaum muslim dengan menghalau mereka kembali ke kampung halaman mereka. Salah seorang dari kabilah itu kembali ke rumahnya dan tidak menemui istrinya di sana. Ia mengira bahwa istrinya di tawan oleh kaum muslimin. Ia bersumpah untuk tidak kembali ke rumah hingga mendapatkan istrinya. Akhirnya ia mengintip pasukan muslimin. Rasullullha memerintahkan tentara berhenti ketika malam menjelang untuk menginap hingga pagi. Beliau meminta dari para sahabat untuk bertugas hirasah(ronda). Amar bin yasir dan ubad bin bisyr sanggup memikul tugas itu.

Ketika mereka keluar ke mulut gang, si anshar berkata kepada si muhajr, yakni Ubad kepada Amar,

“Malam mana yang kau sukai, awal atau akhirnya?”

“Biarkan untukku awalnya”

Maka si Muhajir, amar, mulai membaringkan tubuhnya lantas tidur. Sedang si Anshar, Ubad, beranjak mengerjakan shalat. Kemudian datanglah orang itu. Ketika melihat sesosok manusia, ia yakin bahwa orang itu (ubad) adalah penjaga kaum muslimin, maka ia bidikkan anak panah ke arahnya, ia lepaskan dan mengenainya, namun sahabat itu tetap dalam keadaan berdiri. Kemudian dilepaskan anak panah yang lain dan mengenainya, kemudian disusul dengan yang ketiga juga mengenainya hingga sahabat itu meneruskan ruku’ dan sujud. Setelah itu ia membangunkan sahabatnya dari tidur.

Amar berkata,”duduklah dengan tenang, aku telah bangun.” Pengintai itu lantas melompat ketika dilihatnya kedua sahabat itu hendak membalasnya, dan kaburlah ia.

Ketika dilihatnya tubuh sahabat anshar menguncurkan darah, amar berkata, “Subhanallah, mengapa kamu tidak membangunkan aku saat pertama ia memanahmu?”

“Saat itu aku sedang serius membaca satu surat, aku tidak ingin memutuskannya hingga tuntas. Maka panah demi panah mengenaiku, aku pun ruku’ lantas membangunkanmu.demi Allah, kalau bukan karena khawatir aku mengabaikan amanah (tugas) yang Rasulullah perintahkan aku untuk menjaganya, aku biarkan ia membunuhku hingga aku selesaikan bacaanku atau merealisasikan surat itu.”23)

Demikianlah kekhusyu’an mereka, bahkan sebagian meriwayatkan bahwa kakinya sampai terputus dalam keadaan shalat tanpa ia rasakan. Kehebatan macam apa ini? Kekhusuy’an macam apa jika di antara mereka merasakan istirahatnya dalam shalat?

Oleh karena itu, jika Rasulullah dikerumuni banyak problem atau malapetaka, beliau memanggil Bilal, agar Bilal segera adzan.”Istirahatkan kita denga shalat, hai Bilal!”

Beliau menganggapnya sebagi refreshing atas segala beban yang dirasaknnya dari pendustaan kaumnya dan perbuatan mereka menghalangi jalan Allah serta rongrongan para pembesar quraisy.

Adapun kita, tubuh-tubuh kita berdiri di masjid namun pikiran dan perasaan kita jauh melanglang buana ke luar masjid, baik di antara seluk beluk urusan bisnis, nasib, keadaan anak-anak di rumah, binatang piaraan, maupun rencana-rencana masa depan. Terbayang pula kecantikan istri dan tunangan. Pikiran kita dikerumuni oeh problem rumah tangga, anak-anak dan tetangga, urusan sawah, mobil, dan semua yang berkaitan dengan jual beli, service, karier, kenaikan pangkat, persaingan hingga semua pengembaraan jauh keluar masjid.

Sampai akhirnya kita mendengar ucapan imam,”Assalamu’alaikum”, dan kita terkejut. Sekan seseorang membangunkan kita dari dengkur yang pulas, agar kembali menyadari bahwa kita sedang berada di masjid, di antar jamaah shalat. Barangkali ini adalah salah satu sebab yang kita saksikan, bahwa diantara manusia yng dalam kondisi senantiasa menjaga shalatnya, tetapi masih melakukan banyak kemaksiatan dan kezhaliman. Hal itu pula yang membuat mereka tidak khusyu’ dalam shalat, tidak menyadari bahwa Allah ada di depan mereka, dan tidak mentadabburi apa yang mereka baca.

Shalatnya tidak dapat mencegah kemungkaran, sebagaiman firman allah,

 

sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.”(Al-Ankabut:45)

 

Ayat ini tidak diragukan lagi kebenarannya jika kita realisasikan kekhusyu’an dan kita tinggalkan kepura-puraan.

jodoh

Assalamu’alaikum wrwb.
Cara gampang cari jodoh terbaik adalah metode agar Allah azza wajalla berkenan membuka Rahasia Jodoh Terbaik & Menghadirkannya.
Anjuran penggunaan : Sucikan diri (wudhu), sholat sunah 2 rakaat, berdoa, siapkan Al Quran selanjutnya ikuti langkah awal menuju solusi.

Urutan yang harus dilakukan :
Merubah pemahaman untuk merubah pola piker lalu mencari penyebab hambatan untuk merubah pola ikhtiar.
Pemahaman : 1. Belum adanya jodoh bisa disebabkan oleh hubungan kita dengan Allah, keluarga, lingkungan, teman bahkan diri kita sendiri.
Pemahaman 2 : Pahami & Yakinlah bahwa kelahiran, rejeki, jodoh & kematian adalah rahasia Allah.
QS 31:34 : Sesungguhnya Allah hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat, dan Dialah yang menurunkan hujan & mengetahui apa yang ada didalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dibumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Dari pemahaman 1 & 2 jelaslah SEGERA RUBAH POLA PIKIR ANDA DALAM MENCARI JODOH! Perbaiki dulu Hubungan dengan Allah baru berikhtiar mencari hubungan perjodohan. Selanjutnya adalah cara memeriksa hubungan dengan Allah yang terdiri dari hubungan dengan Allah, Orang tua & sesama, periksalah! Apa kita pernah percaya dengan ramalan, datang ke orang pinter, percaya kekuatan selain Allah?
HATI2 SAUDARAKU! Dengan berbuat syirik dalam perjodohan bikin anda malah tertipu & menderita seumur hidup, bisa jadi anda dijauhkan dari yang semestinya jodoh terbaik atau bahkan tidak menemukannya sama sekali.

QS 31:33 : Janganlah sekali-kali kamu diperdayakan dunia & diperdayakan para penipu yang mengatasnamakan Allah, bisa juga anda mendapat jodoh namun yang malah membuat hidup anda tidak tentram & tidak berkah sebab akan berlaku hukum keseimbangan Allah dalam perjodohan. QS 24:3&26 :….musyrik laki2 berjodoh dengan musyrik perempuan, laki2 yang berperilaku buruk dengan perempuan yang berperilaku buruk juga.

Bukankah anda menginginkan jodoh sebagaimana disebutkan dalam QS 30:21 : … salah satu tanda kekuasaan-Mu adalah menjadikan pasangan hidup dari jenis kami, yaitu manusia. Yang demikian adalah agar kami cenderung dan merasa tentram kepadanya dan dijadikan-Nya diantara kami rasa kasih dan sayang.

PERIKSALAH WAHAI SUADARAKU! Apakah sholat kita sudah berkualitas?
Inginnya sih jodoh Allah hadirkan tepat waktu tidak telat2 tapi saat Allah memanggil untuk sholat eh malah ditelat2in, telat juga deh tuh jodoh.
QS 107:4-5 : Maka kecelakaanlah bagi orang2 yang shalat (yaitu) orang2 yang lalai dari shalatnya.

JUJURLAH WAHAI SAUDARAKU! Apakah anda pernah melakukan hubungan yang melampui batas atau bahkan berzina? QS. 25:68-69 : Barangsiapa yang melakukan yang demikian niscaya dia mendapat pembalasan berlipat sejak di dunia…salah satunya jdoh yang tak kunjung hadir.

PERIKSA HUBUNGAN KITA DENGAN ORANG TUA, adakah anda pernah menyakiti atau mengkasari mereka karena perbuatan tersebut termasuk doa besar yang menjauhkan rahmat Allah (termasuk jodoh).
QS. 17:23 : Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah dan janganlah kamu membentak mereka, ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

PERIKSA HUBUNGAN SILATURAHIM. Putus silaturahim berakibat putusnya rahmat (salah satu bentuknya jodoh).QS.49:10:….sesungguhnya orang2 mukmin itu bersaudara. Karena itu peliharalah persaudaraan dan peliharalah diri anda dihadapan Allah supaya kamu mendapat rahmat.

PERIKSA DALAM HUBUNGAN SEBELUMNYA (mis : mantan2) apakah ada yang sampai tersakiti atau terzalimi. Hindari doa orang yang teraniaya/terzalimi, karena doanya pasti dikabulkan (kalo dia doakan ga dapat jodoh bagaimana?).

APAKAH ANDA PERNAH BERGUNJING YANG MENGARAH MENGADU DOMBA, yang menyebabkan putusnya tali silaturahim?
QS 49:12 : Hai orang2 yang beriman, jauhilah kebanyakan kecurigaan, karena sebagian dari kecurigaan itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kamu merasa jijik kepadanya.

Bila anda pernah melakukan 1 saja dari hal diatas, SEGERALAH lakukan langkah lanjutan untuk MEMPERBAIKI HUBUNGAN DENGAN ALLAH.
LANGKAH 1 : MOHON AMPUN ATAS KESALAHAN & KEBURUKAN, dasar ayat QS.66:8 : Hai orang2 yang beriman Bertaubatlah kamu kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. Mudah2an Allah akan menutup kesalahan2 kamu.
Untuk tahap awal dan sekaligus riyadhah (membiasakan),ucapkanlah KALIMAT ISTIGHFAR (ASTAGHFIRULLAH)minimal 70-100 sehari semalam dasar al hadits : Barangsiapa yang biasa beristighfar Allah akan carikan jalan Keluar Bagi Kesulitannya, kelapangan bagi kesempitannya & memberi rizki dari arah yang tidak terduga. INGET JODOH JUGA RIZKI loh. QS 71:10-12 : Maka Aku katakan kepada mereka Mohon Ampunlah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat dan membanyakkan harta dan anak2mu dan mengadakan untukmu kebun2 dan mengadakan pula didalamnya untukmu sungai2.

LANGKAH 2 : TINGKATKAN IBADAH, PERBAIKI IBADAH. Sekali lagi yakinkan diri akan kuasa Allah. Insya Allah ada saja jalan bagi kita termasuk JALAN HADIRNYA PASANGAN HIDUP KITA-dasar ayat QS 65:3-4 : Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap2 sesuatu. Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. Cobalah melakukan hal2 berikut ini :
PERBAIKI/LAZIMKAN WUDHU, BIASAKAN SHOLAT AWAL WAKTU DAN SHOLAT BERJAMAAH, BERDOA/BERDZIKIR SELEPAS SHOLAT, PELIHARA SHOLAT SUNAH SEBELUM & SESUDAH SHOLAT FARDHU KECUALI SETELAH SHOLAT SHUBUH DAN ASHAR, BIASAKAN SHOLAT MALAM : TAHAJUD,HAJAT,ISTIKHOROH, TAUBAT, TASBIH, WITIR. Lakukanlah semampu anda,dasar ayat QS 22:77 : Hai orang2 yang beriman, ruku dan sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan berbuat kebaikan supaya kamu mendapatkan keberuntungan dunia dan akhirat.

LANGKAH 3 : PASRAHKAN KEPADA ALLAH, minta hanya kepada Allah-dasar ayat QS 65:3 : Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya.

LANGKAH 4 : LURUSKAN NIAT. Percayalah luruskan niat, sucikan hati bahwa anda menikah karena ingin mengikuti sunah rasul dan mengharap ridho Allah (al hadits) Pernikahan itu menyempurnakan separuh dari agama.

LANGKAH 5 HILANGKAN EGO. Target/pilah pilih boleh2 aja sih, tapi yang wajar sajalah serahkan pilihan yang terbaik hanya pada Allah melalui shalat istikhoroh dan musyawarah dengan keluarga,dasar ayat QS 2:221 : Dan janganlah kamu menikahkan orang2 musyrik, sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu, mereka mengajak keneraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya dan menerangkan ayat2-Nya (perintah2-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.

LANGKAH 6 : PERBANYAK SILATURAHIM, terutama kepada orang2 yang pernah anda sakiti & minta ridho orang tua. Barangsiapa yang ingin diluaskan rejekinya temasuk jodoh, sambunglah tali silaturahim dasar al hadits untuk Ridho orangtua Raihlah cinta orangtua supaya Allah menghadirkan cinta buat anda.

LANGKAH 7 : MENUTUP AURAT, supaya anda tidak sesat (menjauh dari jodoh anda) dasar ayat QS 20:121 : Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat2nya dan mulailah keduanya menutupnya dengan daun2 (yang ada di)surga dan durhakalah adam kepada Tuhan dan Sesatlah ia.

RAHASIA JODOH TERBAIK : Jodoh itu tergantung pada diri kita sendiri, bila kita berperilaku baik, maka jodoh kitapun baik, jika perilaku kita buruk, maka jangan dipersalahkan jika jodoh kitapun berperilaku buruk. Wanita yang keji adalah untuk pria yang keji dan pria yang keji adalah buat wanita yang keji pula dan wanita yang baik adalah untuk pria yang baik dan sebaliknya. Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).

LANGKAH ISTIMEWA : MENOLONG YANG SEDANG KESUSAHAN misal bantulah saudara/kawan yang mau menikah tapi kekurangan/kesulitan dasar Al Hadits : wawloohu fii awnii abdi ma kanal abdu fii awni akhiihi, Allah selalu berkenan membantu hamba-Nya selama hambaNya berkenan membantu saudaranya.

SYARAT LANGKAH ISTIMEWA : LAKUKAN DENGAN IKHLAS DAN JANGAN HAPUS DENGAN DOSA2, hai orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebut dan menyakiti perasaan si penerima.

Doa bagi laki2 yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIILANDUNKA ZAUJATAN THOYYIBAH AKHTUBUHA WA ATAZAWWAJ BIHA WATAKUNA SHOIHIBATAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku istri yang terbaik dari sisi-Mu, istri yang aku lamar dan nikahi dan istri yang menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia dan akhirat.

Doa bagi wanita yang berharap jodoh : ROBBI HABLII MIN LADUNKA ZAUJAN THOYYIBAN WAYAKUUNA SHOHIBAN LII FIDDIINI WADDUNYAA WAL AAKHIROH, artinya : Ya Robb berikanlah kepadaku suami yang terbaik dari sisi-Mu, suami yang juga menjadi sahabatku dalam urusan agama, urusan dunia & akhirat.

Doa tambahan : HASBUNAWLOOH WANI-MAL WAKIIL NI’MAL MAWLA WANI’MAN NASHIIR, dasar ayat QS 9:129 : Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah : Cukuplah Allah bagiku tidak ada Tuhan selain DIA. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung.

Doa untuk dapat jodoh dari hadits : ALLAAHUMMAFTAHLII HIKMATAKA WANSYUR ALAYYA MIN KHOZAA INI ROHMATIKA YAA ARHAMAR-ROOHIMIN, artinya : Ya Allah bukakanlah bagiku hikmamu dan limpahkanlah padaku keberkahanMu, wahai Pengasih dan Penyayaang.

LANGKAH ISTIMEWA, puasa sunnah, coba mulai sekarang sampai 40 hari kedepan. Barangsiapa yang membiasakan puasa doanya cepat terkabul.

DOA TAMBAHAN2 : ROBBANAA HABLANAA MIN AZWAJINAA WADZURRIYAATINAA QURROTA A’YUN WAJ ALNAA LIL MUTTAQIINA IMAAMAA QS ; 25:74 : Dan orang2 yang berkata : Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri2 kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanlah kami imam bagi orang2 yang bertakwa.

Waassalamu’alaikum wr wb

From : imawati – (im4bjgd@******.com)
Date : Thursday, June 19, 2008 11:58:43 AM

KOMPETENSI SOAL

Kompetisi pembuatan soal untuk tahap final WoPho (World Physics Olympiad). Peraturan dasar:

1. Terbuka untuk umum: Dosen dan guru fisika, pemimpin tim APhO/IPhO, semua orang yang tertarik

2. Kualitas soal: Sama atau lebih baik daripada APhO/IPhO. Soal harus mengikuti standar silabus APhO/IPhO

3. Soal belum pernah dipakai/diterbitkan sebelumnya.

4. Dua tipe soal: Detail lebih lanjut di http://www.wopho.org/competition.php

a. Teori: Deadline 30 Juni 2011, 3 pemenang

b. Eksperimen: Deadline 30 Maret 2011, 2 pemenang

Hadiah

a. Teori: Medali, sertifikat dan $20.000,00

b. Eksperimen: Medali, sertifikat dan $25.000,00

c. Fasilitas lain: Tiket perjalanan ke Bali dan akomodasi di Bali untuk tahap final WoPho. Informasi detail di http://www.wopho.org/competition.php

d. 10 soal teori yang tidak menang tetapi dianggap baik: Medali, sertifikat dan $1000,00

e. Semua soal yang dikirim ke panitia menjadi milik panitia. (HJK)

sumber : http://www.tofi.or.id/?mod=news&read=177

download format pdf

Persayaratan Pengajuan Beasiswa PPA BBM tahun 2011

PERSYARATAN    BEASISWA      BBM
SEMUA  RANGKAP 2  dimasukan dlm satu stofmap biru ditulisi: Nama, NIM, Jurusan,IPK,Nomor HP,Nomor Rek.Bank

1. Mahasiswa Reguler 1, bukan mahasiswa Ekstensi/ transfer dari Program D3 ke S1
2. Minimal Semester 3 maksimal semester VIII
3. Mahasiswa aktif dibuktikan dengan foto copy KRS disyahkan oleh pejabat yang berwenang
4. Mengisi formulir permohonan beasiswa kepada Rektor  download disini
5. Melampirkan fotocopy KTM dan KTP
6. Melampirkan KHS smt 1 s/d terakhir/ Transkrip dengan IPK min. 2,75 disyahkan oleh pejabat yang berwenang
7. Melampirkan Fotocopy nomor Rekening BNI (untuk Mhs. Angk. Th. 2007) atau Mandiri (Untuk Mhs. Angkt. Th. 2008, 2009) yang masih berlaku (tunggu info lebih lanjut)
8. Melampirkan Fotocopy Kartu Keluarga
9. Melampirkan rincian gaji orang tua
10. Berasal dari keluarga yang kurang mampu dilampiri surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan
11. Melampirkan Surat Rekomendasi PD III download disini
12. Surat keterangan belum menerima beasiswa/ mengajukan keringanan SPP/ bantuan dari manapun downaload disini
13. Melampirkan Surat keterangan tidak Cuti/skorsing akademik download disini
14. Pas Foto terbaru 4×6 sebanyak 2 lembar
15. Foto copy Rekening Listrik bulan terakhir

PERSYARATAN    BEASISWA      PPA

SEMUA  RANGKAP 2  dimasukan dlm satu stofmap biru ditulisi: Nama, NIM, Jurusan,IPK,Nomor HP,Nomor Rek.Bank
1. Mahasiswa Reguler 1, bukan mahasiswa Ekstensi/ transfer dari Program D3 ke S1
2. Minimal Semester 3 maksimal semester VIII
3. Mahasiswa aktif dibuktikan dengan foto copy KRS disyahkan oleh pejabat yang berwenang
4. Mengisi formulir permohonan beasiswa kepada Rektor  download disini
5. Melampirkan fotocopy KTM dan KTP
6. Melampirkan KHS smt 1 s/d terakhir/ Transkrip dengan IPK min. 3.00 disyahkan oleh pejabat yang  berwenang
7. Melampirkan Fotocopy nomor Rekening BNI (untuk Mhs. Angk. Th. 2007) atau Mandiri (Untuk Mhs. Angkt. Th. 2008, 2009) yang masih berlaku (tunggu info lebih lanjut)
8. Melampirkan Fotocopy Kartu Keluarga
9. Melampirkan surat keterangan penghasilan orang tua
10. Melampirkan Surat Rekomendasi PD III download disini
11. Surat keterangan belum menerima beasiswa/ mengajukan keringanan SPP/ bantuan dari manapun download disini
12. Melampirkan Surat keterangan tidak Cuti/skorsing akademik  download disini
13. Pas Foto terbaru 4×6 sebanyak 2 lembar
14. Foto copy Rekening Listrik bulan terakhih

Info ini masih dapat berubah. Silahkan tunggu info selanjutnya

Ukhuwah

Ini adalah sebuah kisah tentang kepemimpinan Ali ibn Abi Thalib dalam Khulafaurrasyidin yang sangat patut kita teladani.

 

Tidak ada khalifah yang paling mencintai ukhuwwah, ketika orang berusaha menghancurkannya, seperti Ali ibn Abi Thalib. Baru saja dia memegang tampuk pemerintahan, beberapa orang tokoh sahabat melakukan pemberontakan. Dua orang di antara pemimpin Muhajirin meminta izin untuk melakukan umrah. Ternyata mereka kemudian bergabung dengan pasukan pembangkang. Walaupun menurut hukum Islam pembangkang harus diperangi, Ali memilih pendekatan persuasif. Dia mengirim beberapa orang utusan untuk menyadarkan mereka. Beberapa pucuk surat dikirimkan. Namun, seluruh upaya ini gagal. Jumlah pasukan pemberontak semakin membengkak. Mereka bergerak menuju Basra.

 

Dengan hati yang berat, Ali menghimpun pasukan. Ketika dia sampai di perbatasan Basra, di satu tempat yang bernama Alzawiyah, dia turun dari kuda. Dia melakukan shalat empat rakaat. Usai shalat, dia merebahkan pipinya ke atas tanah dan air matanya mengalir membasahi tanah di bawahnya. Kemudian dia mengangkat tangan dan berdo’a: “Ya Allah, yang memelihara langit dan apa-apa yang dinaunginya, yang memelihara bumi dan apa-apa yang ditumbuhkannya. Wahai Tuhan pemilik ‘arasy nan agung. Inilah Basra. Aku mohon kepada-Mu kebaikan kota ini. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya. Ya Allah, masukkanlah aku ke tempat masuk yang baik, karena Engkaulah sebaik-baiknya yang menempatkan orang. Ya Allah, mereka telah membangkang aku, menentang aku dan memutuskan bay’ah-ku. Ya Allah, peliharalah darah kaum Muslim.”

 

Ketika kedua pasukan sudah mendekat, untuk terakhir kalinya Ali mengirim Abdullah ibn Abbas menemui pemimpin pasukan pembangkang, mengajak bersatu kembali dan tidak menumpahkan darah. Ketika usaha ini pun gagal, Ali berbicara di hadapan sahabat-sahabatnya, sambil mengangkat Al-Qur’an di tangan kanannya: “Siapa di antara kalian yang mau membawa mushaf ini ke tengah-tengah musuh. Sampaikanlah pesan perdamaian atas nama Al-Qur’an. Jika tangannya terpotong peganglah Al-Qur’an ini dengan tangan yang lain; jika tangan itu pun terpotong, gigitlah dengan gigi-giginya sampai dia terbunuh.”

 

Seorang pemuda Kufah bangkit menawarkan dirinya. Karena melihat usianya terlalu muda, mula-mula Ali tidak menghiraukannya. Lalu dia menawarkannya kepada sahabat-sahabatnya yang lain. Namun, tak seorang pun menjawab. Akhirnya Ali menyerahkan Al-Qur’an kepada anak muda itu, “Bawalah Al-Qur’an ini ke tengah-tengah mereka. Katakan: Al-Qur’an berada di tengah-tengah kita. Demi Allah, janganlah kalian menumpahkan darah kami dan darah kalian.”

 

Tanpa rasa gentar dan penuh dengan keberanian, pemuda itu berdiri di depan pasukan Aisyah. Dia mengangkat Al-Qur’an dengan kedua tangannya, mengajak mereka untuk memelihara ukhuwwah. Teriakannya tidak didengar. Dia disambut dengan tebasan pedang. Tangan kanannya terputus. Dia mengambil mushaf dengan tangan kirinya, sambil tidak henti-hentinya menyerukan pesan perdamaian. Untuk kedua kalinya tangannya ditebas. Dia mengambil Al-Quran dengan gigi-giginya, sementara tubuhnya sudah bersimbah darah. Sorot matanya masih menyerukan perdamaian dan mengajak mereka untuk memelihara darah kaum Muslim. Akhirnya orang pun menebas lehernya.

 

Pejuang perdamaian ini rubuh. Orang-orang membawanya ke hadapan Ali ibn Abi Thalib. Ali mengucapkan do’a untuknya, sementara air matanya deras membasahi wajahnya. “Sampai juga saatnya kita harus memerangi mereka. Tetapi aku nasihatkan kepada kalian, janganlah kalian memulai menyerang mereka. Jika kalian berhasil mengalahkan mereka, janganlah mengganggu orang yang terluka, dan janganlah mengejar orang yang lari. Jangan membuka aurat mereka. Jangan merusak tubuh orang yang terbunuh. Bila kalian mencapai perkampungan mereka janganlah membuka yang tertutup, jangan memasuki rumah tanpa izin, janganlah mengambil harta mereka sedikit pun. Jangan menyakiti perempuan walaupun mereka mencemoohkan kamu. Jangan mengecam pemimpin mereka dan orang-orang saleh di antara mereka.”

 

Sejarah kemudian mencatat kemenangan di pihak Ali. Seperti yang dipesankannya, pasukan Ali berusaha menyembuhkan luka ukhuwwah yang sudah retak. Ali sendiri memberikan ampunan massal. Sejarah juga mencatat bahwa tidak lama setelah kemenangan ini, pembangkang-pembangkang yang lain muncul. Mu’awiyah mengerahkan pasukan untuk memerangi Ali. Ketika mereka terdesak dan kekalahan sudah di ambang pintu, mereka mengangkat Al-Qur’an, memohon perdamaian. Ali, yang sangat mencintai ukhuwwah, menghentikan peperangan. Seperti kita ketahui bersama, Ali dikhianati. Karena kecewa, segolongan dari pengikut Ali memisahkan diri. Golongan ini, kelak terkenal sebagai Khawarij, berubah menjadi penentang Ali. Seperti biasa, Ali mengirimkan utusan untuk mengajak mereka berdamai. Seperti biasa pula, upaya tersebut gagal.