Category Archives: informasi

Masjid-masjid Terbesar di Dunia

Keberadaan suatu agama tidak lepas daripada tempat ibadah, semakin banyak pemeluk suatu agama maka kebutuhan akan tempat ibadah tentu akan semakin meningkat. Umat Islam tidak lepas dengan keberadaan Masjid, tempat dimana mereka melakukan ibadah harian secara berjamaah maupun di hari-hari besar lainnya. Semakin berkembang Islam maka semakin banyak dibangun masjid-masjid baru yang bisa menampung para jamaahnya. Dalam beberapa kasus seperti di negara Perancis misalnya lonjakan pertumbuhan pemeluk Islam disana tidak diikuti dengan pembangunan Masjid dikarenkan berbagai halangan yang ada disana, sehingga yang terjadi adalah banyaknya umat Islam yang melaksanakan ibadah hariannya secar berjamaah di jalan-jalan dan trotoar.

Berikut ini saya tuliskan beberapa Masjid terbesar di seluruh dunia yang saya kutip dari blog yangtarter

15) Baitul Futuh Terletak di pinggiran kota London, Baitul Futuh dibangun di atas lahan seluas 21,000 meter persegi dan memiliki kapasitas sebesar 10,000 jemaah. Masjid ini selesai dibangun pada tahun 2003 dan mengeluarkan biaya sebesar 5,5 juta Pound Sterling. Masjid ini terdiri atas 1 buah main hall, 3 buah hall, 1 buah kubah, dan 2 buah menara masjid. Baitul Futuh merupakan masjid terbesar di Eropa Barat.

14) Masjid-e-Aqsa Masjid-e-Aqsa merupakan masjid Ahmadiyah. Selesai dibangun pada tahun 1972, masjid ini terletak di Rabwah dan memiliki kapasitas sebesar 12,000 jemaah. Masjid ini memiliki 6 menara masjid.

13) Masjid Negara Terletak di Kuala Lumpur, Malaysia, masjid ini selesai dibangun pada tahun 1965. Masjid ini dibangun di atas lahan seluas 53,000 meter persegi dan memiliki kapasitas sebesar 15,000 jemaah. Masjid ini memiliki sebuah menara setinggi 73 meter. Di atap masjid ini, terdapat 18 titik berbentuk bintang yang melambangkan 13 negara bagian Malaysia dan 5 rukun Islam.

12) Masjid Id Kah Terletak di Kashgar, Republik Rakyat Cina, Masjid Id Kah dibangun pada tahun 1442, diatas lahan seluas 16,800 meter persegi. Memiliki kapasitas sebesar 20,000 jemaah dan memiliki 3 buah menara masjid. Masjid ini dapat dianggap sebagai salah satu masjid tertua di dunia.

11) Masjid Sultan Qaboos Masjid Sultan Qaboos merupakan masjid utama di Kesultanan Oman. Masjid ini didirikan pada tahun 2001 dan memiliki kapasitas sebesar 20,000 jemaah. Masjid ini terbuat dari 300,000 ton batu pasir India. Masjid ini memiliki sebuah kubah utama, sebuah menara utama setinggi 90 meter dan 4 buah menara lainnya setinggi 45,5 meter.

10) Baitul Mukarram Masjid Baitul Mukarram merupakan masjid yang terletak di ibukota Bangladesh, Dhaka. Masjid ini selesai dibangun pada tahun 1968. Masjid ini dapat menampung sebanyak 30,000 jemaah. Dalam bahasa Bengal, masjid ini memiliki nama lain, yaitu Rumah Agung.

9) Masjid Sheikh Zayed Dapat menampung sampai 40,000 jemaah, Masjid Sheikh Zayed didirikan pada tahun 2007 diatas lahan seluas 22,000 meter persegi dan mengeluarkan dana sebesar 2 miliar dirham, atau sebesar 545 juta dollar AS. Masjid ini memiliki 82 kubah. Masjid ini juga memiliki 4 menara yang masing-masing tingginya adalah 107 meter. Masjid Sheikh Zayed ini merupakan salah satu masjid terbesar di dunia. 8) Jama Masjid Jama Masjid merupakan masjid terbesar dan paling terkenal di India. Masjid ini terletak di Old Delhi, India. Masjid ini dapat menampung sebanyak 85,000 jemaah. Masjid ini dibangun pada tahun 1656 dibawah pengawasan pangeran Kerajaan Mughal, Shah Jahan.

7) Masjid Badshahi Memiliki sebutan Masjid Raja, Masjid Badshahi selesai dibangun pada tahun 1673 di pusat kota Lahore, Pakistan. Masjid ini merupakan salah satu objek wisata utama kota Lahore. Selama 313 tahun, masjid ini dikenal oleh masyarakat setempat sebagai masjid terbesar di dunia. Masjid ini memiliki luas sekitar 29,867.2 meter persegi dan memiliki kapasitas hingga 110,000 jemaah. Masjid ini juga termasuk dalam salah satu situs dunia UNESCO.

6) Masjid Faisal Masjid Faisal merupakan masjid terbesar di Pakistan dan Asia Selatan. Masjid ini berdiri diatas lahan seluas 43,295.8 meter persegi dan dapat menampung sebanyak 74,000 jemaah. Masjid ini terletak di ibukota Pakistan, Islamabad. Masjid ini merupakan masjid nasional bagi warga Pakistan. Nama masjid ini diambil dari nama salah satu raja Saudi Arabia, King Faisal bin Abdul Aziz, yang mana ia telah membantu dan menyumbangkan dana untuk proyek pembangunan masjid ini. Masjid ini didirikan pada tahun 1986.

5) Masjid Hassan II Terletak di tepi pantai di Kasablanka, Maroko, masjid ini berdiri pada tahun 1993 diatas lahan seluas 90,000 meter persegi. Lantai masjid ini terbuat dari kaca dan memiliki kapasitas mencapai 105,000 jemaah. Menara masjidnya memiliki tinggi mancapai 210 meter dan menjadikannya sebagai menara masjid tertinggi di dunia. Masjid ini merupakan masjid terbesar di dunia Arab bagian barat. Masjid ini merupakan salah satu dari 2 masjid di Maroko yang boleh dikunjungi oleh umat non-muslim.

4) Masjid Istiqlal Masjid di ibukota negeri tercinta ini, Jakarta ternyata merupakan salah satu masjid terbesar di dunia. Masjid ini merupakan masjid terbesar di Indonesia, sekaligus di Asia Tenggara. Masjid ini berdiri di atas lahan seluas 95,000 meter persegi dan dapat menampung sampai 120,000 jemaah. Masjid ini didirikan pada tahun1978. Masjid ini dinamai Masjid Istiqlal yang berarti ‘Masjid Kemerdekaan’. Masjid ini didirikan oleh Frederich Silaban, yang mana ia menganut agama Kristen.

3) Shrine of Imam Reza Terletak di kota Masshad, Iran, kompleks ini merupakan salah satu situs wisata terpenting di Iran. Kompleks ini terdiri atas sebuah masjid, museum, perpustakaan, makam, universitas, ruang makan, dan lain-lain. Dibangun pada tahun 818, Masjid ini didirikan diatas lahan seluas 598,657 meter persegi, dan dapat menampung jemaah mencapai 700,000 jemaah.

2) Masjid Nabawi Masjid yang terletak di kota Medinah, Saudi Arabia ini dipercaya sebagai salah satu masjid tertua di dunia. Masjid ini dibangun pada tahun 622 diatas lahan seluas 400,500 meter persegi dan dapat menampung jemaah mencapai 1 juta jemaah. Di dalam masjid, terdapat makam Nabi Muhammad SAW, dan diatas makamnya terdapat kubah berwarna hijau. Masjid ini merupakan masjid tersuci kedua di dunia Islam.

1) Masjid al-Haram Masjid al-Haram yang terletak di kota Mekah, Saudi Arabia, merupakan masjid tersuci di dunia Islam. Masjid ini didirikan pada tahun 638 diatas lahan seluas 400,800 meter persegi, dan pada saat musim Haji, masjid ini dapat menampung jemaah hingga 4 juta jemaah. Di dalam masjid ini, terdapat Ka’bah, yang mana merupakan rumah Allah SWT. Ka’bah dijadikan sebagai patokan arah kiblat bagi seluruh umat Islam di dunia.

 

Advertisements

Bagaimana Membentuk Sebuah Panitia

Apa Panitia itu ?

Sebuah panitia mungkin dapat di artikan sebagai kumpula individu yang mengerjakan tugas tertentu untuk sebuah organisasi. Panitia adalah sesuatu yang sangat diperlukan. Mereka nampaknya ada dimana-mana, bahkan ketika mereka tidak di angkat secara resmi, karena ternyta penilaian dan konsultasi kolektif lebih diperlukan dan mempunyai nilai lebih dibandingkan dengan keputusan individu dan autokrasi.

Sebagai contoh setelah khalifah umar bin khattab mengumpulkan seluruh ayat Al Qur’an dari wilayah kerajaan, beliau melantik sebuah panitia untuk meneliti penyalinan seluruh Qur’an itu dalam satu naskah. Sa’d bin Al As membacakan ayat-ayat Qur’an dan Zaid bin Tsabit menulisnya. Untuk mengantisipasi perbedaan pengucapan beberapa kata, Umar memberi petunjuk bahwa dialek kaum mudar harus diterima untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Secara umum, panitia diperlukan untuk :

  1. Menyebarkan informasi dan memberikan nasehat.
  2. Menghasilkan ide dan menyelesaikan masalah tertentu.
  3. Membantu terciptanya koordinasi, komunikasi, kerjasama dan
  4. Mengusulkan tindakan-tindakan selanjutnya dan membuat beberapa keputusan.

Keuntungan dan kerugian

Keuntungan penting dari tindakan panitia adalah ;

  1. Memungkinkan terciptanya penilaian kelompok secara terpadu. Orang-orang dari berbagai spesialisasi, wilyah secara geografis, dan hirarki dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah.
  2. Membnatu menjembatani garis demarkasi dalam persoalan-persoalan yang melibatkan lebih dari satu unit organiosasi.
  3. Membantu menghasilkan kerjasama kelompok yang lebih baik melalui interaksi formal dan non formal.

Adapun kerugian dalam tindakan panitia ;

  1. Keuangan yang dipakai panitia seperti perjalanan dan penginapan seharusnya bisa digunakan untuk soal-soal kecil dan rutin.
  2. Terlalu bnyak kompromi sehingga sukar mengambil keputusan.
  3. Mungkin sulit memegangn tanggung jawab sebuah kelompok atas tindakannya.

Jenis-jenis Panitia

Panitia ada beberapa macam, berdasarkan fungsinya, kerangka rujukan dan terkadang menurut ukuran kebutuhan. Sebagian panitia ada yang dibentuk permanen, sementara yang lainya bersipat temporer.

Panitia dibentuk untuk satu tujuan khusus dan akan dibubarkan bila tugas mereka telah selesai. Biasanya terdapat dua jenis panitia dalam kebnyakan organisasi :

  1. Panitia tetap, dibentuk untuk memegang tanggung jawab persoalan-persoalan  yang bersifat umum dan berkesinambungan  dan memerlukan penilsisn kolektif seperti perencanaan keanggotaan, keuangan dsb.
  2. Paniti  ad hoc dibentuk untuk mengendalikan tugas khusus, baik jenis maupun masa tugasnya, dan tugas umum yang  bersifat kontroversial dan tidak berulang seperti mengkaji sebuah situasi atau menyusun suatu peristiwa.

Membentuk panitia

1. Penugasan

Sebagian panitia dibentuk menurut ketentuan  konstitusi organisasi dan undang-undang. Tugas khusus panitia dinyatakan dalam dokumen tersebut. Panitia yang lain ditunjuk oleh badan yang mengatur organisasi. Mereka harus diberi tugas atau perjanjian yang menjabarkan apa yang harus dilakukannya dengan jelas. Dokumen tersebut juga harus menjelaskan laporan panitia dan hubungannya yang lain dalam organisasi. Tidak ada panitia yang dibentuk tanpa pengertian yang jelas tentang tujuannya.

2. Keanggotaan

Pertanyaan siapa yang perlu dimasukan dalam kepanitiaan berkaitan erat dengan jenis tugas kepanitiaan. Panita yang perhatian utamanya yang berhubungan dengan fungsi informasi, nasehat atau penyelesaian masalah, memerlukan anggota yang memiliki pengetahuan  dan keahlian yang diperlukan dalam bidang tersebut. Kecakapan fungsional mungkin tidak menjadi pertimbangan utama dalam memilih keanggotaan sebuah panitia yang dirancang untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama yang lebih baik. Sebagai  contoh, sebuah panitia koordinasi  harus memasukan personal dari unit-unit organisasi yang terlibat. Anggota panitia harus di tunjuk dengan pemahaman yang jelas akan tujuan yang harus dicapai panitia dan akan keterampilan masing-masing individu untuk membantu pencapaian tujuan tersebut.

Kemampuan individu untuk berpartisipasi secara efektif dalam kegiatan kelompok juga menjamin adanya perhatian dalam membuat jadwal tugas kepanitiaan.

Ukuran panitia akan berbeda menurut tanggung jawabnya. Panitia yang lebih besar mungkin diperlukan dalam bidang tertentu, seperti merekrut keangotaan, tetapi kepanitiaan yang lebih kecil lebih disukai karena efesiensinya dalam memecapai konsensus dan menyempurnakan tugas mereka.

Biasanya, sebuah panitia tetap minimum terdiri dari lima orang dan maksimum sembilan orang, dengan beberapa pengecualian yang bisa diterima. Alasan lima adalah karena panitia menyukai mayoritas pekerja tiga orang, yang akan mewakili tersebarnya pertimbangan kolektif sesempit mungkin, sehingga mampu mencukupi (persyaratan) dalam suatu situasi yang memerlukan pertimbangan tersebut. Jumlah maksimum anggota sembilan adalah batasan yang tidak begitu kaku, tetapi karena panitiaperlu mengadakan pertemuan secara tetap tanpa diganggu oleh masalah-masalah daurat, kesulitan menjadwalkan pertemuan untuk jumlah orang yang lebih banyak, sebaiknya membatasi jumlah tersebut. Ini akan menjadi kenyataan, kecuali bila urusan panitia penting, sehingga tidak ada seorangpun anggota yang ingin mengembangkan tugas-tugasyang bertentangan. Keanggotaan panitia tetap harus luas mewakili sejumlah keanggotaan yang masih dapat dibenarkan dalam hal senioritas organisasi, ciri-ciri pribadi dan kelompok-kelompok yang tergabung.

Kebanyakan panitia ad hoc terdiri dari tiga anggota, kadang terdiri dari dua orang, maksimum lima orang dalam prakteknya. Anggota dalam panitia ad hoc perlu mempunyai persamaan faham diantara satu dengan yang lain, trampil dan mampu menjalankan tugas kepanitiaan. Mereka tidak perlu mewakili organisasi dalam berberapa  hal, dan biasanya tidak menjadi persoalan diantara mereka, siapakah yang ditunjuk sebagai pimpinan.

3. Kepemimpinan

Kunci keberhasilan kepemimpinan ialah pemimpin yang efektif, dialah yang mengatur irama, nada, dan seluruh strategi dalam kepanitiaan. Walaupun suatu kepanitiaan mempunyai anggota yang mempunyai kemampuan dan tujuan yang jelas, kemampuan ketua untuk memimpin dan mengarahkan kerja panitia adalah sesuatu yang penting untuk keberhasilannya. Supaya efektif, pemimpin sendiri harus bertanggung jawab, dan mendorong anggota yang lain untuk menyumbankan sesuatu. Dia harus tahu betul tujuan organisasi dan peranan yang dimainkan oleh panitia dalam usaha mencapai tujuan tersebut.

Dalam panitia tetap, ketua harus mampu menciptakan kerja sama dari semua anggota dan memberikan tugas kepada mereka dari waktu ke waktu. Dia tidak boleh bersifat baru dalam organisasi tidak paham terhadap budaya dan norma yang tidak formal. Ketua yang efektif senantiasa mempertanyakan keharmonisandengan anggota panitia dan badan yang mengaturnya, serta jelas komunikasinya dengan mereka.

Bagaimana Mengetuai Sebuah Panitia

Tugas mengetahui panitia adalah salah satu latihan kepemimpinan. Kunci keberhasilan ketua dari sebuah panitia ialah kemampuan sang ketua dalam mengarahkan, memotivasi, mendelegasikan dan berkomunikasi dengan anggota-anggotanya. Sebagai suatu unit organisasi, panitia lebih dari sekedar pertemuan, meskipun pertemuan itu adalah bentuk yang paling umum dan jelas ketika panitia melaksanakan tugasnya. Panitia mefungsikan dirinya melalui berbagai sarana interaksi formal dan non formal lainnya, seperti : menulis laporan, melakukan observasi, mengevaluasi aktivitas yang sedang berjalan, memonitor penampilan yang ada, melaksanakan fungsi seremonial dan sebagainya. Secara keseluruhan panitia ialah suatu kelompok yang kelangsungan keberadaannya sebagai sebuah kelompok harus dipertahankan dalam masa-masa yang sulit dan perbedaan. Ketua harus mengarahkan panitia lebih dari sekedar pertemuannya.

1. Tugas Panitia

Ketua panitia harus menjalankan tugasnya ssepenuh hati karena kedudukannya merupakan suatu lambang kepercayaan atau amanah organisasi dan kepemimpinannya. Mereka tidak perlu mela.kukan semua tugas panitia. Ini adalah kekalahan diri sebab tujuan panitia adalah mendapatkan sumber-sumber yang berfariasi dari stiap anggotanya. Seorang ketua yang baik harus memimpin dan sekaligus menjadi pendengar yang baik.

Tugas ketua bisa diklasifikasikan sebagai berikut :

  1. merencanakan kerja panitia.
  2. Mengadakan pertemuan.
  3. Menyimpan dokumen dan informasi ( kecuali tugas tersebut diserahkan pada sekretaris panitia )
  4. Meminta panitia untukbekerja, dan
  5. Menilai hasil-hasil kerja panitia.

1. Merencanakan Kerja Panitia.

Tanggung jawab pertama ketua adalah memahami sepenuhnya tugas panitia. Berdasarkan pemahaman ini dia harus merancang strategi kerja sementara yang meliputi :

  1. Jadwal pertemuan awal / pemdahuluan
  2. Pembagian tugas anggota panitia
  3. Penelitian terhadap latar belakang stap.
  4. Koordinasi dengan panitia lain.
  5. Menyetujui budget (anggaran) atau
  6. Kegiatan lain dari lembaga yang berwenang
  7. Garis waktu dan peristiwa penting dari pencapaian yang diharapkan, dan
  8. Persoalan yang berhubungan dengan logistik dan kehumasan

Dalam arti kata yang sebenarnya, panitia ialah suatu organsasi kecil yang berada dalam organisasi besar. Ketua harus menampilkan kepemimpinan dan keterampilan manajemennya dalam menggerakan panitia ke arah tujuan yang diharapkan.

2. Mengadakan Pertemuan Panitia

Suatu pertemuan panitia yang baik adalah hasil dari rencana yang berorientasi pada pelaksanaan. Ia di dasarkan pada agenda yang logis sesuai dengan semua syarat yang diperlukan, untuk melahirkan keputusan-keputusan.  Agenda dan materi tentang latar belakang harus dikirimkan kepada anggota sebelum jadwal pertemuan. lebih baik jadwal pertemuan selama satu tahun disetujui sebelum atau dalam pertemuan pertama. Tidak semua anggota dapat menghadiri semua pertemuan yang dijadwalkan dan ketidak hadiran seorang anggota dari dua pertemuan atau lebih harus diselesaikan secara serius dalam lingkup dan batasan otoritas seorang ketua. ( pembahasan pemimpin sebuah pertemuan dibicarkan dalam bab lain buku ini ).

3. Menyiapkan Dokumen dan Informasi

Catatan-catatan kegiatan sebelumnya, notulen-notulen pertemuan yang lalu, laporan panitia yang berkaitan, pembagian tugas panitia, dan dokumen-dokumen yang serupa diperlukan untuk membuat keputusan-keputusan berdasarkan informasi. Sebagai tambahan, panitia mungkin membentuk pusat data atau bank data untuk menyimpan dan mengatur informasi tentang anggota dan publik yang merasakan pengaruh pekerjaan yang ada. Umumnya, ketua perlu mendelegasikan kepada seorang anggota panitia yang ditunjuk sebagai sekretaris untuk menyimpan catatan-catatan yang ada. Meskipun begitu, medorong anggota mengghunakan semua informasi secara kreatif untuk mensukseskan tujuan panitia.

4. Meminta Anngota Panitia untuk Bekerja.

Anggota bertindak sebagai kelompok ketika mereka mereka bertemu untuk memutuskan rencana dan aktivitas. Pada waktu yang lain setiap anggota bertanggung jawab terhadap kegiatan-kegiatan yang khusus. Dalam kedua hal tersebut, ketua harus membantu anngota mendapatkan sumber dan secara umum membantu mereka memenuhi kewajiban meraka. Ini memerlukan kemampuan pemimpin, menggerakan, mendelegasikan, dan berkomunikasi dengan anggota. Disamping itu juga dibutuhkan keterampilan untuk mengetahui kekurangan dalam penampilan dan membentuknya sekaligus. Ketua harus mejadi contoh dengan melaksanakan kewajibannya dengan segera dan serius.

5. Menilai dan melaporkan hasil Kerja Panitia

Panitia harus memberikan hasil, apakah itu pentahapan keberhasilan sebuah peristiwa atau memberikan penyelesaian bagi suatu masalah, atau merencanakan suatu rangkaian kegiatan. Bagaimanapun juga, ketua mesti memastikan bahwa setiap hasil dinilai untuk tujuan pengontrolan kualitas dan umpan balik. Waktu dan sumber perlu disisihkan untuk dievaluasi sebagai bagian dari proses perencanaan yang telah di bicarakan. Selain itu, penampilan ketua dan anggota juga harus dinilai untuk membantu meningkatkan .penampilan selanjutnya.

Dalam sebagian besar kasus, hasil kerja panitia harus dilaporkan kepada pejabat yang menunjuk atau badan pengurus organisasi tersebut. Ketua mesti mengarahkan proses penyiapan laporan dan meyakinkan bahwa hal tersebut benar-benar mencerminkan pandangan dan hasil dari semua anggota. Laporan tersebut mesti memenuhi tujuannya, untuk menggambarkan dengan jelas bahwa tujuan panitia telah tercapai, dan memberikan rekomendasi untuk tindakan selajutnya jika tujuan tersebut tidak tercapai. Menyampaikan laporan kerja pantia adalah tanggung jawab utama ketua.

Pembatasan

Seorang ketua panitia harus mendapatkan penjelasan penuh mengenau mandat, bidang dan batasan kekuasaannya dalam menjalankan tugas kepanitiaannya. Pada umumnya ketua tidak boleh melakukan hal yang berikut :

  1. Mengangkat anggota baru tanpa persetujuan yang tepat,
  2. Memberhentikan anggota tanpa berkonsultasi dahulu dengan badan pengurus,
  3. Melibatkan organisasi dalam komotmen substansi dan jangka panjang baik bersifat finansial atau lainnya, atau
  4. Mengubah kebijaksanaan organisasi, prosedur atau peraturan-pereaturan lainnya.

KOMPETENSI SOAL

Kompetisi pembuatan soal untuk tahap final WoPho (World Physics Olympiad). Peraturan dasar:

1. Terbuka untuk umum: Dosen dan guru fisika, pemimpin tim APhO/IPhO, semua orang yang tertarik

2. Kualitas soal: Sama atau lebih baik daripada APhO/IPhO. Soal harus mengikuti standar silabus APhO/IPhO

3. Soal belum pernah dipakai/diterbitkan sebelumnya.

4. Dua tipe soal: Detail lebih lanjut di http://www.wopho.org/competition.php

a. Teori: Deadline 30 Juni 2011, 3 pemenang

b. Eksperimen: Deadline 30 Maret 2011, 2 pemenang

Hadiah

a. Teori: Medali, sertifikat dan $20.000,00

b. Eksperimen: Medali, sertifikat dan $25.000,00

c. Fasilitas lain: Tiket perjalanan ke Bali dan akomodasi di Bali untuk tahap final WoPho. Informasi detail di http://www.wopho.org/competition.php

d. 10 soal teori yang tidak menang tetapi dianggap baik: Medali, sertifikat dan $1000,00

e. Semua soal yang dikirim ke panitia menjadi milik panitia. (HJK)

sumber : http://www.tofi.or.id/?mod=news&read=177

download format pdf

nah ini die edisi perdana buletin kasifa…
insya4WI sTiap 1pekan sekali buletin ini terbit..
mohon doaNya…

oy, yg berkeinginan mengunduh materi Talk Show kemarin silahkan….

Rame di Fisika Kasifa 2010

Acara Kasifa terdekat

dalam rangka memeriahkan bulan ramadhan….

kami dari KASIFA menyelenggarakan acara “RAME di FISIKA”

acaranya banyak….

kami mengharapkan tmen2 smw ikut berpartisipasi yo…

oy, yang berkeinginan menjadi donatur bisa mengunduh proposalnya…

proposal KASIFA

matur nuwun….

Personil KASIFA 2010 euy…

Assalamu’alaykum…..

saLam SeNyum,sALam UkhuWaH saUdaraQ^^

waWawaH…suDah cuKup lama taK beRsuA deNgan TemeN2

Apa kHabaR sauDarikU Hari ini??

seMoGa Tetep CERIAaaaa…:)

HeY…ada yG beda niyH,teMen2 KASIFA hadiR denGan peRsonil Baru ‘n so pasti deNgan seMangat baru Juga dong

Ta’Arufan dulu Yuks…


STUKTUR

KELUARGA STUDI ISLAM FISIKA (KASIFA)

FMIPA UNDIP

Periode 2010

kasifa_undip@yahoo.co.id


CERIA,CERDAS dan ISLAMI

Mas’ul KASIFA : Saifur Rijal

Sekretaris : 1. Farhatin Nurul Ihya

2. Erna Mariani

Bendahara :1. Dita Aprilina

2. Fajri Inayat

Departemen kaderisasi

  1. ketua departemen : Muhammad Izuddin Shofar
  2. anggota :
    • Mohammad Afif R
    • Ophi Thio Rendy
    • Aspia Pripitari
    • Harri Yudianto
    • Agus Joko Prasetyo
    • Miftahul Aziz
    • La Ode Yusni Malik
    • Nurul Firdausi Nuzula
    • Ratna Wulan Sutanti
    • Munarso
    • Havest Vazirani Al Kautsar
    • Syamsul Ilmi
    • Maulidanir Rohman

Departemen Syiar

1. ketua departemen : Faizal Ahmad

2. anggota :

    • Pertiwi
    • Dilla Sistesya
    • Maila Shofa
    • Siti Rabi’atul Adawiyah
    • Indah Tri Rahayu
    • Ryan Kurniawan
    • M. Rizqi Aditya Rahman
    • Sugeng Prasetyo
    • Arga Brahmantyo
    • Prima Erfido Manaf
    • Bagus Sajiwo
    • Achmad Chalid A.A
    • Yodha Bumi Adiprabatawastu
    • Triezto Javry Rozaq
    • Anin Na’im
    • Aribat Solichin
    • Hernita

Departemen Annisa

1. ketua departemen : Siti A’isyah

2. anggota :

    • Anjar Oktikawati
    • Aliffia Septedi Wachidah
    • Magna Insani
    • Elida Septiana Putriutami
    • Nur Rachmaningtias
    • Dewi Tri Nugraheni
    • Handini Devi Y
    • Iva

Kegiatan KASIFA 2010

Musyawarah

Rencana Kerja kepengurusan KASIFA 2010